Preposisi Bahasa Arab: Daftar, Penggunaan, dan Contoh Sehari-hari

|
Waktu Membaca: 6 menit
Home / Dasar-Dasar Bahasa Arab / Preposisi Bahasa Arab: Daftar, Penggunaan, dan Contoh Sehari-hari

Sekilas: Prépositions arabes adalah elemen kunci dalam kalimat Arab yang menunjukkan hubungan antara kata benda, seperti min (dari), ilā (ke), ʿan (dari), (di), dan ʿalā (di atas).

Kebanyakan pemula yang belajar bahasa Arab mengira preposisi itu mudah, jadi mereka menerjemahkannya dari bahasa Inggris ke bahasa Arab kata demi kata, dan kemudian mereka mendapatkan kalimat yang benar-benar salah, meskipun semua kata sebenarnya “benar.”

Dalam artikel ini, kami akan membantu Anda menguasai preposisi Arab yang paling umum seperti في (di), من (dari), dan إلى (ke), yang penting untuk komunikasi lancar. Selain itu, kami akan mempelajari semua 21 preposisi Arab dengan contoh.

Sebelum Anda Melanjutkan!

Anda mungkin ingin membangun dasar yang lebih kuat dengan beberapa pelajaran terkait dari blog AlifBee. Panduan kami tentang dasar bahasa Arab untuk pemula memberi Anda titik awal yang jelas, sementara artikel kami tentang vokal bahasa Arab membantu Anda memahami tanda vokal yang muncul di seluruh bentuk kata benda. Anda juga dapat membaca panduan kami tentang kata ganti bahasa Arab untuk lebih memahami bagaimana kata benda terhubung dengan bagian penting lain dari kalimat.

Apa itu Preposisi Arab?

Preposisi Arab hanyalah kata-kata kecil yang menghubungkan kata benda dengan bagian lain dari kalimat untuk menunjukkan bagaimana sesuatu saling berhubungan — alasan, arah, tempat, atau kepemilikan.

Tapi yang harus kita ingat adalah fakta bahwa mereka mengikuti logika bahasa Arab dan bukan bahasa Inggris.

Preposisi Arab VS Preposisi Inggris

Berbeda dengan preposisi dalam bahasa Inggris, preposisi dalam bahasa Arab tidak hanya menunjukkan hubungan antara kata benda tetapi juga berperan penting dalam kasus gramatikal kata benda.

Salah satu fitur utama yang membuat preposisi Arab berbeda dari preposisi Inggris adalah bahwa mereka langsung memengaruhi kasus gramatikal kata benda yang mengikutinya. Jadi, ketika kata benda muncul setelah preposisi Arab, kata benda itu secara otomatis muncul dalam kasus genitif.

Misalnya:

  • البَيْتُ كَبِيرٌ
    al-baytu kabīrun
    Rumah itu besar.
  • فِي البَيْتِ
    fī al-bayti
    Di dalam rumah.

Dalam kalimat pertama, البَيْتُ berakhiran -u karena itu adalah subjek. Setelah preposisi فِي (di), menjadi البَيْتِ, berakhiran -i untuk menunjukkan kasus genitif.

Daftar Preposisi Arab dengan Pengucapan

Makna Pengucapan Arab
dari
min
من
ke
ilā
إلى
jauh dari
ʿan
عن
di
في
di atas
ʿalā
على
ke
li-
لـ (اللّام)
dengan
bi-
بـ (الباء)
seperti/mirip dengan
ka-
كـ (الكاف)
hingga
ḥattā
حتّى
untuk
mundhu
منذ

Apa itu harf al-jarr dalam Tata Bahasa Arab?

Harf al-jarr (حرف الجرّ) adalah kata Arab untuk preposisi, dan bisa berupa satu kata atau bahkan satu huruf yang menunjukkan hubungan antara kata benda. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ketika kata benda muncul setelahnya, harf al-jarr membuatnya menjadi genitif (مجرور) “majrūr”, biasanya ditandai dengan kasra.

Bagaimana Preposisi Arab Digunakan dalam Kalimat

Ketika Anda belajar preposisi Arab, ingatlah bahwa mereka menghubungkan makna, jadi jangan mencoba menghafal atau hanya fokus pada kata-kata saja.

Dan inilah mengapa Anda tidak boleh menerjemahkan preposisi kata demi kata, tetapi pelajari preposisi mana yang digunakan tergantung pada kalimat itu sendiri.
Dalam bahasa Arab, preposisi muncul baik setelah kata kerja atau setelah kata benda:

Preposisi Setelah Kata Kerja

Misalnya, kata kerja yang sama bisa memiliki dua makna yang sangat berbeda tergantung pada preposisi yang langsung mengikutinya:

Makna Pengucapan Arab
Dia melihat gambar
Naẓara ila as-sourati
نظرَ إلى الصّورة
Dia mempertimbangkan/memeriksa topik
Naẓara fi al-al-mawḍūʿi
نظَرَ في الموضوع

Dalam contoh-contoh ini, kata kerja yang sama naẓara memiliki dua makna yang sangat berbeda dalam dua kalimat tersebut, tergantung pada preposisi yang digunakan di masing-masing kalimat.
Selain itu, beberapa kata kerja Arab dianggap tidak lengkap jika tidak diikuti oleh preposisi.

Preposisi Setelah Kata Benda

Preposisi dapat digunakan setelah kata benda untuk menggambarkannya atau melengkapi maknanya.

Misalnya:

Makna Pengucapan Arab
Sebuah novel tentang Cinta
riwāyatun ʿani l-ḥubb
روايةٌ عن الحُبّ
Sekelompok siswa
majmūʿatun mina t-talāmīdh
مجموعةٌ من التّلاميذ

Dalam dua contoh ini, preposisi menghubungkan dua kata benda dan melengkapi maknanya.

Preposisi yang Paling Sering Digunakan dalam Bahasa Arab

Preposisi ini penting bagi pemula untuk lebih memahami kalimat bahasa Arab, karena mereka paling sering digunakan dalam konteks sehari-hari, dalam buku dan artikel, bahkan di media sosial.

1

مِن (min) — dari / dari / sebagian dari / daripada

Preposisi min digunakan untuk menunjukkan titik awal, sumber, atau pemisahan. Referensinya bisa fisik, abstrak, atau perbandingan. Sering menjawab pertanyaan “dari mana?” atau “dari apa?”.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
Titik awal
Saya datang dari perpustakaan.
jiʾtu mina al-maktabati
جِئتُ من المكتبة
Asal
Saya dari Lebanon.
anā min lubnān
أنا من لبنان
Partitif (sebagian dari)
Saya membaca sebuah surah dari Al-Qur’an.
qaraʾtu sūratan mina al-qurʾān
قرأتُ سورةً من القرآن
Perbandingan (dari)
Mobil ini lebih baik daripada yang lain.
hādhihi as-sayyāratu afḍalu mina al-ukhrā
هذه السيارة أفضل من الأخرى
2

إلى (ilā) — ke / sampai

Preposisi ilā menunjukkan arah, tujuan, atau titik akhir dalam ruang atau waktu. Ini menekankan di mana sesuatu berakhir, bukan di mana ia dimulai.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
Tujuan
Saya tiba di bandara.
waṣaltu ilā al-maṭār
وصلتُ إلى المطار
Akhir waktu
Mereka menyelesaikan puasa sampai malam.
atammū aṣ-ṣiyāma ilā al-layl
أتمّوا الصيام إلى الليل
Menambahkan atau menggabungkan
Dia menambahkan uang itu ke miliknya.
ḍamma al-māla ilā mālihi
ضمَّ المالَ إلى مالِه
3

في (fī) — di / dalam

Gunakan fī untuk menempatkan sesuatu di dalam ruang, waktu, keadaan, atau situasi. “Ruang” ini bisa abstrak daripada fisik.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
Lokasi fisik
Saya menghabiskan liburan di resor.
qaḍaytu al-ijāzata fī al-maṣīf
قضيتُ الإجازة في المصيف
Keadaan abstrak atau metaforis
Kekayaan sejati terletak pada rasa cukup.
al-ghinā kulluhu fī al-qanāʿa
الغِنى كلُّه في القناعة
Sebab atau alasan
Dia masuk Neraka karena seekor kucing yang dia kurung.
dakhalat an-nāra fī hirratin ḥabasathā
دخلتِ النارَ في هرّةٍ حبستْها
4

عن (ʿan) — tentang / menjauh dari

Gunakan ʿan untuk mengungkapkan jarak, pemisahan, atau topik. Ini sering menjawab “menjauh dari apa?” atau “tentang apa?”.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
Jarak
Saya menjauh dari rumah selama satu jam.
baʿudtu ʿani ad-dār sāʿatan
بَعُدتُ عن الدار ساعةً
Topik
Kami berbicara tentang perjalanan.
taḥaddathnā ʿani as-safar
تحدّثنا عن السفر
5

على (ʿalā) — di / atas

Gunakan على untuk menunjukkan kontak, tanggung jawab, kewajiban, atau kontrol. Ini sering membawa makna sesuatu beristirahat pada atau berat pada seseorang.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
Posisi fisik
Saya meletakkan buku di atas meja.
waḍaʿtu al-kitāba ʿalā aṭ-ṭāwila
وضعتُ الكتابَ على الطاولة
Tanggung jawab atau kebaikan
Dia memiliki kebaikan atas saya.
lahu ʿalayya faḍl
له عليَّ فضلٌ
Kondisi atau kewajiban
Saya akan meminjamkan uang kepadamu dengan syarat kamu mengembalikannya.
uqriḍuka al-māla ʿalā an tuʿīdahu
أقرضُك المالَ على أن تُعيده
6

لِـ (li-) — untuk / kepada

Gunakan li- untuk menunjukkan tujuan, kepemilikan, hak, atau arah menuju seseorang atau tujuan. Ini sering menjawab “untuk siapa?” atau “untuk tujuan apa?”.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
Kepemilikan atau hak
Buku itu milik sekolah
al-kitābu li-l-madrasati
الكتابُ للمدرسة
Tujuan
Saya bepergian untuk belajar.
sāfartu li-d-dirāsa
سافرتُ للدراسة
7

كَـ (ka-) — seperti / sebagai

Preposisi ka- menyatakan kesamaan atau perbandingan. Ini selalu memperkenalkan contoh atau kemiripan, bukan identitas.

Makna Pengucapan Bahasa Arab
Dia berlari seperti cheetah.
rakaḍa ka-l-fahd
ركض كالفهد
8

بـِ (Bi-) — dengan, oleh, menggunakan

Gunakan بِـ untuk menunjukkan bagaimana sesuatu dilakukan, alat apa yang digunakan, atau apa yang diyakini atau diandalkan seseorang.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
Arti
Saya bepergian dengan kereta
safartu bi-l-qiṭāri
سافرتُ بالقطار
Alat
Saya menulis dengan pensil saya
anā aktubu bi-qalamī
أنا أكتبُ بقلمي
Asosiasi
Saya percaya padamu
u’minu bika
أؤمن بكَ

Preposisi Bahasa Arab Lainnya dengan Contoh

1

مع (ma’a) - dengan

Gunakan ma’a ketika dua orang atau benda bersama pada waktu yang sama. Ini menyatakan kebersamaan, bukan alat atau metode.

Makna Pengucapan Bahasa Arab
Saya mengobrol dengan teman saya
taḥaddathu ma‘a ṣadīqī
تحدّثتُ مع صديقي
Saya minum kopi dengan krim
sharibtu l-qahwa ma‘a l-kriīmati
شربتُ القهوة مع الكريمة
2

حتّى (ḥattā) — sampai / hingga

Preposisi ḥattā menekankan batas akhir atau titik ekstrem dari suatu tindakan. Ini sering mengandung makna penyelesaian atau mencapai titik terakhir.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
Titik akhir waktu
Kita akan tinggal sampai hujan berhenti.
sanabqā ḥattā yantahī al-maṭar
سنبقى حتى ينتهي المطر
Jangkauan atau penyelesaian
Saya makan ikan itu, bahkan kepalanya.
akaltu as-samakata ḥattā raʾsihā
أكلتُ السمكةَ حتى رأسِها
3

عند (ʿinda) - di, dengan

Gunakan ʿinda untuk menunjukkan di mana seseorang berada, apa yang dimiliki seseorang, atau kapan sesuatu terjadi. Ini sering menjawab “di mana?” atau “dengan siapa?”.

Penggunaan Makna Pengucapan Bahasa Arab
di
Saya di rumahmu
anā ‘inda manzilik
أنا عند منزلك
Dengan (kepemilikan)
Buku itu bersama Ahmad
al-kitābu ‘inda Aḥmad
الكتابُ عند أحمد
4

خلال (khilāl) - selama, sepanjang

Gunakan khilāl untuk menggambarkan sesuatu yang terjadi dalam suatu periode waktu, bukan pada satu saat saja.

Makna Pengucapan Bahasa Arab
Sepanjang perjalanan saya
khilāla safari
Selama perjalanan saya
Selama ujian
khilāla l-imtiḥāni
Selama ujian

Perbedaan Kunci antara Preposisi Bahasa Arab dan Inggris

Ada banyak alasan mengapa terjemahan langsung sering gagal, dan semuanya bermuara pada satu fakta sederhana: sebuah kata dalam bahasa Arab tidak sama dengan sebuah kata dalam bahasa Inggris, terutama ketika berbicara tentang preposisi.

Mengingat bahwa preposisi bahasa Inggris biasanya bersifat umum, sementara preposisi bahasa Arab bergantung pada kata kerja dan konteks—terutama karena banyak kata kerja bahasa Arab tidak lengkap sendiri dan sering diikuti oleh preposisi dan kata benda yang mengubah makna kata kerja itu sendiri—mencoba menerjemahkan preposisi secara terpisah akan menyebabkan kesalahan.

Selain itu, preposisi bahasa Arab sering mengekspresikan hubungan abstrak dan metaforis, tidak hanya hubungan fisik, yang tidak tertangkap oleh terjemahan literal.

Kata Akhir

Meskipun mungkin terdengar rumit pada awalnya, memahami preposisi bahasa Arab hanyalah soal waktu. Anda hanya perlu berpikir berbeda untuk menggunakannya dengan benar, dan dengan waktu, latihan, dan sedikit bantuan dari Alifbee, Anda akan dapat menguasainya dengan cukup cepat.

Latih preposisi bahasa Arab dan semua dasar tata bahasa Arab dengan AlifBee, yang mengubah aturan tata bahasa yang membosankan menjadi aktivitas dan latihan yang menyenangkan.

Manfaatkan periode uji coba gratis 14 hari yang memberi Anda akses ke seluruh konten kursus yang tersedia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Berapa banyak preposisi dalam bahasa Arab?

Sekitar 17 sampai 21.

2. Bisakah satu preposisi bahasa Arab memiliki lebih dari satu makna?

Ya, dan sejujurnya, kemungkinan besar akan begitu.

3. Apakah preposisi bahasa Arab memengaruhi bentuk kata benda yang mengikutinya?

Ya, preposisi bahasa Arab sangat memengaruhi kata benda yang mengikutinya, memaksanya ke dalam kasus genitif.

4. Mengapa sulit menerjemahkan preposisi bahasa Arab ke dalam bahasa Inggris?

Karena perbedaan besar antara kedua bahasa: bahasa Inggris menggunakan satu preposisi untuk banyak makna, sementara bahasa Arab menggunakan preposisi berbeda tergantung pada konsepnya.

5. Bisakah preposisi digunakan dengan kata kerja?

Ya, dan preposisi sering mengubah makna kata kerja.

Author

  • Layla AlAhmar

    Layla Alahmar is a writer and proofreader with a master’s degree in Arabic literature and linguistics. At AlifBee, she creates clear and engaging educational content, blending storytelling with practical language insights to make Arabic learning accessible and inspiring.

Picture of Layla AlAhmar
Layla AlAhmar
Layla Alahmar is a writer and proofreader with a master’s degree in Arabic literature and linguistics. At AlifBee, she creates clear and engaging educational content, blending storytelling with practical language insights to make Arabic learning accessible and inspiring.
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, silakan bagikan kepada teman-teman Anda untuk menyebarkan pengetahuan!
Facebook
LinkedIn
Telegram
X
Mulai Perjalanan Belajar Bahasa Arab Anda dengan AlifBee!
Postingan Terkait