Cara Membuat Bentuk Jamak dalam Bahasa Arab: Panduan Lengkap

|
Waktu Membaca: 8 menit
Home / Tata Bahasa Arab / Cara Membuat Bentuk Jamak dalam Bahasa Arab: Panduan Lengkap

Ditulis oleh Dania Ghraoui, seorang penerjemah dan guru bahasa dengan pengalaman 10 tahun.

Dan Asil Kazoun, seorang guru bahasa Arab dan penerjemah dengan pengalaman di bidang pendidikan dan penulisan konten.

Sekilas: Bentuk jamak bahasa Arab dibentuk dalam dua cara utama: jamak beraturan (akhiran tetap) dan jamak tak beraturan (perubahan internal). Sementara jamak beraturan dapat diprediksi, jamak tak beraturan mengikuti pola yang harus dipelajari melalui paparan dan latihan.

Jika Anda sudah mulai belajar bahasa Arab, Anda pasti tahu bahwa membentuk jamak tidak sesederhana hanya menambahkan -s atau -es di akhir, seperti yang kita lakukan dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Arab, sistemnya lebih kaya—dan terkadang lebih kompleks.

Meskipun beberapa bentuk jamak mengikuti pola yang beraturan dengan menambahkan akhiran di akhir kata, bentuk jamak lainnya sepenuhnya mengubah struktur internal kata tersebut. Ini disebut jamak tak beraturan, dan ini adalah salah satu tantangan paling umum bagi pelajar baru.

Namun, jangan khawatir. Begitu Anda mulai mengenali polanya, mereka menjadi lebih mudah dipahami. Panduan ini akan membahas dua jenis utama bentuk jamak dalam bahasa Arab, memastikan Anda dapat mengidentifikasi dan menggunakannya dengan benar.

Catatan: Artikel ini dan contoh-contohnya membahas bentuk jamak dalam Bahasa Arab Standar Modern saja. Dialek bahasa Arab memiliki bentuk jamak yang serupa, tetapi cenderung menerapkannya kurang ketat dan pengucapannya bisa berbeda.

Sebelum Anda melanjutkan! 

Tinjau panduan kami untuk Belajar Dasar-Dasar Bahasa Arab Standar Modern, yang memberi Anda dasar yang membantu dalam gender, jumlah, dan pola jamak umum pada kata benda.

Baca juga Kata Ganti Bahasa Arab: Panduan Lengkap dengan Contoh untuk melihat bagaimana bentuk tunggal, dual, dan jamak terhubung dengan penggunaan kalimat nyata dan kesesuaian.

Apa Itu Bentuk Jamak dalam Bahasa Arab?

Dalam bahasa Arab, jamak adalah bentuk kata benda yang merujuk pada tiga atau lebih, sedangkan dua diperlakukan secara terpisah sebagai dual. Bahasa Arab memiliki dua jenis utama bentuk jamak: jamak beraturan, yang menambahkan akhiran tetap, dan jamak tak beraturan, yang mengubah struktur kata tunggal:

  1. Jamak Beraturan (al-jam‘u as-sālim): Ini dibentuk dengan menambahkan akhiran tertentu ke kata tunggal, sambil menjaga akar kata tetap utuh dan tidak berubah.
  2. Jamak Tak Beraturan (jam‘u at-taksīr): Ini melibatkan perubahan pada struktur internal kata. Proses ini dapat mencakup pergeseran vokal (ḥarakāt), penambahan atau penghilangan huruf, dan perubahan pada konsonan, terkadang semuanya terjadi bersamaan.

Mari kita lihat masing-masing jenis secara cermat.

Jamak Beraturan dalam Bahasa Arab

Apa itu jamak beraturan dalam bahasa Arab?

Jamak beraturan dibentuk dengan menambahkan akhiran ke kata tunggal: ـُونَ (-ūna) atau ـِينَ (-īna) untuk membentuk bentuk Maskulin dan ـَات (*-āt*) untuk membentuk bentuk feminin.

Jamak beraturan disebut “beraturan” karena struktur kata tunggal tetap tidak berubah. Anda cukup menambahkan akhiran tetap. Akhiran ini berubah tergantung pada apakah kata benda itu maskulin atau feminin dan pada kasus tata bahasanya dalam kalimat.

Jamak Beraturan Maskulin

Untuk kata benda maskulin, Anda biasanya menambahkan ـُونَ (-ūna) dalam kasus nominatif atau ـِينَ (-īna) dalam kasus akusatif dan genitif. Kebanyakan jamak beraturan maskulin digunakan untuk manusia laki-laki, termasuk profesi dan atribut mereka.

Indonesia Pengucapan Bahasa Arab (Tunggal) Indonesia Pengucapan Bahasa Arab (Jamak)
guru
mudarris
مُدَرِّس
guru-guru
mudarrisūn
مُدَرِّسُونَ
insinyur
muhandis
مُهَنْدِس
insinyur-insinyur
muhandisūn
مُهَنْدِسُونَ
Muslim
muslim
مُسْلِم
Muslim
muslimūn
مُسْلِمُونَ
pelancong
musāfir
مُسافِر
pelancong-pelancong
musāfirūn
مُسافِرُونَ
pemain
lāʿib
لاعِب
pemain-pemain
lāʿibūn
لاعِبُونَ

Beberapa kata benda maskulin tidak mengikuti pola ini, bahkan ketika merujuk pada orang. Anda hanya perlu mempelajarinya seiring waktu.

Jamak Beraturan Feminin

Jamak beraturan feminin sangat umum. Untuk sebagian besar kata benda feminin, Anda menghapus ة (tā’ marbūṭa) di akhir bentuk tunggal dan menambahkan ـَات (*-āt*).

Berbeda dengan bentuk jamak maskulin, pola ini digunakan untuk kata benda rasional (manusia) dan non-rasional (bukan manusia), serta atributnya.

Indonesia Pengucapan Bahasa Arab (Tunggal) Indonesia Pengucapan Bahasa Arab (Jamak)
murid
ṭāliba
طَالِبَة
murid-murid
ṭālibāt
طَالِبَات
guru
mudarrisa
مُدَرِّسَة
guru-guru
mudarrisāt
مُدَرِّسَات
bahasa
lugha
لُغَة
bahasa-bahasa
lughāt
لُغَات
halaman
ṣafḥa
صَفْحَة
halaman-halaman
ṣafaḥāt
صَفَحَات
mobil
sayyāra
سَيَّارَة
mobil-mobil
sayyārāt
سَيَّارَات

Pola ini dapat diandalkan. Ketika Anda melihat kata benda feminin yang berakhiran *-a* (ة), kemungkinan besar jamaknya akan mengikuti bentuk ini. Namun, tidak semua kata benda feminin berakhiran ة, dan beberapa membentuk jamaknya secara berbeda, seringkali dengan menggunakan jamak taksir.

Kesalahan Umum dengan Jamak Sh Sections

Meskipun tata bahasa pembentukan jamak sh Sections lugas, beberapa pembelajar bahasa Arab pemula merasa bingung dan cenderung membuat kesalahan yang sama.

Banyak pembelajar biasanya:

  • terlalu sering menggunakan ـُونَ (-ūna) dalam kasus nominatif dan mengabaikan ـِينَ (-īna) untuk kasus akusatif dan genitif karena mereka tidak yakin dengan fungsi tata bahasa kata benda tersebut.
  • menggunakan jamak sh Sections maskulin ketika mereka harus menggunakan jamak taksir. Misalnya, mengatakan طالبون alih-alih طلاب untuk kata benda طالب. 
  • menggunakan jamak sh Sections feminin untuk semua kata benda baru yang mereka temui, seperti تفاحات dan موزات alih-alih jamak taksir تفاح dan موز. 

Jamak Taksir dalam Bahasa Arab

Apa itu jamak taksir dalam bahasa Arab?

Jamak taksir adalah bentuk jamak yang tidak mengikuti pola jamak sh Sections yang teratur, di mana ada akhiran tetap untuk ditambahkan ke kata benda. Jamak taksir lebih umum daripada jamak teratur atau jamak sh Sections, dan mereka mengikuti pola yang unik.

Bagaimana jamak taksir dibentuk?

Jamak taksir tidak menambahkan akhiran. Sebaliknya, mereka dibentuk melalui perubahan internal pada kata tunggal. Ini bisa melibatkan pergeseran vokal, penambahan atau penghapusan huruf, atau kombinasi dari perubahan ini.

Jika Anda seorang pemula, ini mungkin tampak menantang pada awalnya. Tapi inilah kabar baiknya: jamak taksir mengikuti pola umum. Begitu Anda mulai mengenalinya, Anda sering kali dapat memprediksi jamaknya.

Jamak taksir berlaku untuk:

  • Banyak kata benda maskulin dan feminin
  • Sebagian besar benda mati (non-manusia)
  • Beberapa konsep abstrak

Pola Jamak Taksir Umum

Mari kita lihat pola yang paling umum. Meskipun setiap pola memiliki nama, seringkali lebih membantu bagi pemula untuk mempelajarinya melalui contoh.

Pola 1: فُعُل (Fu‘ul)

Pola ini muncul pada beberapa kata benda, dan paling baik dipelajari melalui contoh. Dalam pola ini, vokal panjang yang muncul dalam bentuk tunggal dihilangkan, dan dammah (vokal pendek) ditambahkan ke tiga huruf akar. 

Indonesia Pengucapan Arab (Tunggal) Indonesia Pengucapan Arab (Jamak)
kota
madīna
مَدِينَة
kota-kota
mudun
مُدُن
buku
kitāb
كِتَاب
buku-buku
kutub
كُتُب
kapal
safīna
سَفِينَة
kapal-kapal
sufun
سُفُن

Pola 2: أَفْعَال (Af‘āl)

Ini adalah salah satu pola jamak taksir yang paling umum. Pola ini muncul pada banyak kata benda, terutama yang berakar tiga huruf. Dalam pola ini, huruf أ atau Hamza dengan alif ditambahkan di awal bentuk tunggal, dan vokal panjang (ā) ditambahkan sebelum huruf terakhir.

Inggris Pengucapan Arab (Tunggal) Inggris Pengucapan Arab (Jamak)
pena
qalam
قَلَم
pena-pena
aqlām
أَقْلَام
anak laki-laki
walad
وَلَد
anak-anak laki-laki
awlād
أَوْلَاد
menara
burj
بُرج
menara-menara
abrāj
أَبرَاج

Pola 3: فِعَال (Fi‘āl)

Pola ini umumnya digunakan dengan kata benda yang berasal dari akar tiga huruf. Bentuk tunggal menggunakan vokal pendek di atas tiga konsonan, dan bentuk jamak menambahkan vokal panjang (ā) ke suku kata kedua.

Indonesia Pengucapan Arab (Tunggal) Indonesia Pengucapan Arab (Jamak)
unta
jamal
جَمَل
unta-unta
jimāl
جِمَال
pria
rajul
رَجُل
pria-pria
rijāl
رِجَال
negara
balad
بَلَد
negara-negara
bilād
بِلاد

Pola 4: فُعَلَاء (Fu‘alā’)

Pola ini umum digunakan untuk kata sifat yang menggambarkan orang, terutama kualitas pribadi. Perhatikan vokal panjang (ī) dalam bentuk tunggal dan bagaimana kita menambahkan Hamza di awal kata, serta alif dengan Hamza di akhir bentuk jamak.

Indonesia Pelafalan Bahasa Arab (Tunggal) Indonesia Pelafalan Bahasa Arab (Jamak)
pangeran
Amīr
أَمِير
Para pangeran
Umarā
أُمَرَاء
miskin
faqīr
فَقِير
orang miskin
fuqarā
فُقَرَاء
menteri
wazīr
وَزِير
para menteri
wuzarāʾ
وُزَرَاء

Mengapa Plural Patah Itu Penting

Anda tidak bisa fasih berbahasa Arab tanpa memahami plural patah.

Plural patah sangat penting karena:

  • Mereka membentuk sebagian besar kosakata bahasa Arab
  • Mereka digunakan dalam percakapan sehari-hari, media, dan tulisan
  • Mereka penting untuk kefasihan

Pendekatan terbaik bukanlah menghafal setiap plural secara individu. Sebaliknya, fokuslah pada pembelajaran pola umum dan perhatikan bagaimana pola tersebut berulang. Saat Anda mempelajari kata benda baru, cobalah untuk mempelajari jamaknya pada saat yang bersamaan. Seiring waktu, telinga Anda akan mulai memprediksi bentuk yang benar.

Cara Mengetahui Plural Mana yang Akan Digunakan

Pemula sering bertanya: Bagaimana saya tahu apakah sebuah kata menggunakan plural beraturan atau plural patah?

Berikut adalah beberapa panduan yang membantu:

  • Kata benda feminin yang berakhiran ة (tā’ marbūṭa) biasanya menggunakan plural beraturan feminin (*-āt*).
  • Kata benda maskulin yang menggambarkan profesi atau orang sering menggunakan plural beraturan maskulin (*-ūn* / *-īn*), tetapi banyak juga yang menggunakan plural patah.
  • Benda mati dan kata benda abstrak biasanya menggunakan plural patah.
  • Banyak kata sifat pendek sering mengikuti pola plural patah.

Ada pengecualian, seperti dalam bahasa apa pun. Tetapi aturan-aturan ini akan membantu Anda membuat tebakan yang baik ketika Anda menemukan kata baru.

Menjamakkan Kata Sifat

Dalam bahasa Arab, kata sifat harus sesuai dengan kata benda yang dijelaskannya dalam jenis kelamin dan jumlah. Ini berarti Anda juga perlu menggunakan bentuk jamak yang benar untuk kata sifat.

Mari kita mulai dengan aturan emas,

Aturan Kunci: Plural non-manusia = kata sifat tunggal feminin

Sekarang, mari kita lihat contoh dan dua kasus lain dari kesesuaian kata benda-kata sifat:

  1. Plural non-manusia dalam bahasa Arab diperlakukan sebagai tunggal feminin, bukan jamak feminin. Plural non-manusia كُتُبٌ menggunakan kata sifat tunggal feminin جَدِيدَةٌ.
Kata Sifat Arti Indonesia Pelafalan Jamak
Kata sifat tunggal feminin
buku-buku baru
kutubun jadīda
كُتُبٌ جَدِيدَةٌ
  1. Di sini kita memiliki kata sifat plural patah أَذْكِيَاءُ yang sesuai dengan kata benda jamak maskulin أَوْلَادٌ.
Kata Sifat Arti Indonesia Pelafalan Jamak
Kata sifat plural patah
anak laki-laki pintar
awlādun adhkiyā’
أَوْلَادٌ أَذْكِيَاءُ
  1. Baik kata benda مُدَرِّسُونَ maupun kata sifat مُجْتَهِدُونَ menggunakan akhiran plural beraturan maskulin.
Kata Sifat Arti Indonesia Pelafalan Jamak
Plural beraturan maskulin
guru-guru pekerja keras
mudarrisūna mujtahidūn
مُدَرِّسُونَ مُجْتَهِدُونَ

Kesesuaian ini membutuhkan latihan. Perhatikan bagaimana kata sifat berubah tergantung pada kata benda, terutama saat membaca atau mendengarkan.

Bentuk Dual Bahasa Arab

Berbeda dengan bahasa Inggris, bahasa Arab menggunakan bentuk dual khusus untuk menunjukkan tepat dua item, yang dibentuk dengan menambahkan akhiran -āni (ـَانِ) atau -ayni (ـَيْنِ) ke kata benda. Memahami bentuk ini sangat membantu bagi pembelajar bahasa Arab karena memungkinkan mereka untuk menyatakan tepat dua item dengan lebih tepat.

Indonesia Pengucapan Tunggal Indonesia Pengucapan Ganda
tangan
yad
يَد
dua tangan
yadān
يَدَان
buku
kitāb
كِتَاب
dua buku
kitābayn
كِتَابَيْنِ
gadis
fatāh
فَتاة
Dua gadis
fatātān
فَتَاتَان
pohon
shajarah
شَجَرَة
Dua pohon
shajaratān
شَجَرَتان
burung
ʿuṣfūr
عُصْفور
Dua burung
ʿuṣfūrān
عُصفُورَان

Bentuk ganda bukanlah jamak tetapi kategori tata bahasa yang terpisah. Bentuk ini berada di antara tunggal dan jamak. Menggunakannya dengan benar akan membuat bahasa Arab Anda terdengar lebih alami.

Jamak Bahasa Arab vs. Bahasa Inggris

Berikut adalah perbandingan singkat dan sederhana antara jamak bahasa Inggris dan jamak bahasa Arab.

Fitur Indonesia Bahasa Arab
Jamak beraturan
Sangat umum
Terbatas
Jamak tak beraturan
Sedikit
Sangat umum
Sistem pola
Lemah
Kuat
Aturan ganda
Tidak ada bentuk ganda
Bentuk ganda untuk dua
Menjamakkan kata sifat
Tidak ada perubahan
Kata sifat setuju dalam bentuk tunggal,
ganda, atau jamak

Latihan Singkat Jamak Bahasa Arab

Cobalah menjawab latihan berikut untuk melihat apakah Anda memahami jamak bahasa Arab.

1

Ubah kata benda tunggal menjadi jamak.

كِتَاب

رَجُل

مَدِينَة

أَمِير

Jawaban
  • كُتُب
  • رِجَال
  • مُدن
  • أُمرَاء
2

Pilih pola yang benar untuk kata benda: شجرة → ?

A. شَجَرَات

B. أَشجَار

C. شَجرُون

Jawaban

B. أَشجَار

3

Pilih pola yang benar untuk kata benda: خبير → ?

A. خَبيرَات

B. خَبيرُون

C. خُبرَاء

Jawaban

C. خُبرَاء

4

Perbaiki kesalahan: أَلوَاح → لَوحَة
Benar: ______

Jawaban

فُقرَاء

5

Perbaiki kesalahan: فَقيرُون → فقير
Benar: ______

Jawaban

لَوحَات

Kesalahan Umum yang Dilakukan Pembelajar dengan Jamak Bahasa Arab

Bagi pembelajar yang meluangkan sedikit waktu untuk memahami jamak bahasa Arab sepenuhnya, berikut adalah kesalahan umum yang biasanya mereka lakukan:

  • Mencampuradukkan jamak berbunyi dengan jamak pecah
  • Menambahkan akhiran jamak beraturan ke setiap kata benda baru
  • Mengasumsikan setiap kata benda yang berakhiran tāʾ marbūṭa mengambil -ات
  • Mencampur pola jamak tak beraturan dengan menerapkan pola satu keluarga kata ke kata benda yang berbeda.
  • Melupakan aturan kesesuaian benda mati
  • Mencoba menebak jamak tanpa mempelajari pola umum

Cara Cepat Mempelajari Jamak Bahasa Arab

Kami telah mengumpulkan tips terbaik untuk menghindari kebingungan saat mempelajari jamak bahasa Arab dan untuk segera mulai menggunakannya:

  • Pelajari setiap kata benda baru beserta jamaknya, bukan sendirian.
  • Hafalkan pola jamak tak beraturan yang umum sebagai keluarga kata, bukan sebagai kata-kata acak.
  • Perhatikan akhiran -ون / -ين untuk banyak kata benda manusia maskulin.
  • Perhatikan akhiran -ات untuk banyak kata benda feminin.
  • Harapkan banyak kata sehari-hari yang umum menggunakan jamak tak beraturan.
  • Kelompokkan kata berdasarkan pola sehingga otak Anda melihat bentuknya lebih cepat.
  • Baca teks bahasa Arab pendek dan tandai setiap jamak yang Anda temukan.
  • Buat kartu flash dengan tunggal di satu sisi, jamak di sisi lain.
  • Latih dari tunggal ke jamak dan jamak ke tunggal kedua arah.
  • Pelajari kata benda bersama dengan kata sifat yang cocok untuk melihat kesesuaian.
  • Tinjau sedikit setiap hari, karena jamak membutuhkan pengulangan lebih dari aturan.

Kata terakhir

Jamak bahasa Arab mungkin tampak rumit pada awalnya, tetapi menjadi dapat diprediksi ketika Anda fokus pada pola, bukan hafalan.

Mulai dengan:

  1. Jamak beraturan feminin (-āt)
  2. Jamak beraturan maskulin (-ūn / -īn)
  3. Pola jamak tak beraturan yang paling umum

Dengan latihan yang konsisten, Anda akan mulai mengenali bentuk jamak secara alami.

Belajar Lebih Cepat dengan AlifBee

Jika Anda ingin latihan terstruktur dengan contoh nyata, aplikasi AlifBee membantu Anda:

  • mempelajari pola langkah demi langkah
  • mendengar pengucapan asli
  • berlatih dengan latihan interaktif

Mulailah perjalanan bahasa Arab Anda hari ini dengan uji coba gratis selama 14 hari.

FAQ

1. Berapa banyak pola jamak tak beraturan dalam bahasa Arab?

Ada banyak pola jamak tak beraturan dalam bahasa Arab, tetapi sekitar 8 hingga 10 pola umum digunakan dalam percakapan sehari-hari.

2. Bisakah saya menebak jamak tak beraturan dari kata baru?

Terkadang. Jika Anda mengetahui huruf-huruf akar dan mengenali pola yang umum, Anda dapat membuat tebakan yang bagus. Namun, jamak tak beraturan tidak sepenuhnya dapat diprediksi, jadi yang terbaik adalah mempelajari bentuk jamak bersama dengan setiap kata benda baru.

3. Apakah semua kata benda bahasa Arab memiliki jamak?

Kebanyakan iya, tetapi beberapa kata benda hanya digunakan dalam bentuk tunggal dan umumnya tidak memiliki jamak, seperti ḥalīb (susu). Yang lain hanya digunakan dalam bentuk jamak, seperti nās (orang).

4. Apa cara terbaik untuk menghafal jamak tak beraturan?

Pelajari setiap kata benda baru bersama dengan jamaknya. Tulis berdampingan, dan kelompokkan kata-kata yang memiliki pola jamak yang sama. Baca teks bahasa Arab sederhana dan tandai setiap jamak yang Anda perhatikan.

Author

  • Dania Ghraoui

    Dania adalah seorang pengajar, penerjemah, dan penulis konten yang memiliki semangat untuk membuat pembelajaran bahasa Arab menjadi mudah diakses dan menyenangkan bagi pembelajar di seluruh dunia. Sebagai Manajer Blog di AlifBee, ia menulis artikel edukatif yang menggabungkan tips bahasa, wawasan budaya, dan strategi pembelajaran praktis untuk mendukung perjalanan setiap pembelajar bahasa Arab.

Picture of Dania Ghraoui
Dania Ghraoui
Dania adalah seorang pengajar, penerjemah, dan penulis konten yang memiliki semangat untuk membuat pembelajaran bahasa Arab menjadi mudah diakses dan menyenangkan bagi pembelajar di seluruh dunia. Sebagai Manajer Blog di AlifBee, ia menulis artikel edukatif yang menggabungkan tips bahasa, wawasan budaya, dan strategi pembelajaran praktis untuk mendukung perjalanan setiap pembelajar bahasa Arab.
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, silakan bagikan kepada teman-teman Anda untuk menyebarkan pengetahuan!
Facebook
LinkedIn
Telegram
X
Mulai Perjalanan Belajar Bahasa Arab Anda dengan AlifBee!
Postingan Terkait